Sterling pada perdagangan minggu ini (
02-07 Desember) secara umum terpantau menunjukkan tren
melemah terhadap Dollar AS. Perdagangan pasangan mata uang GBP/USD ini setelah dibuka pada
kisaran 1.6431 di awal minggu perdagangan telah turun sekitar -81 pips atau sekitar -0.49 % dan
ditutup pada kisaran 1.635.
melemah terhadap Dollar AS. Perdagangan pasangan mata uang GBP/USD ini setelah dibuka pada
kisaran 1.6431 di awal minggu perdagangan telah turun sekitar -81 pips atau sekitar -0.49 % dan
ditutup pada kisaran 1.635.
Analis Vibiz Research dari Vibiz
Consulting mengemukakan bahwa melemahnya mata uang Sterling
pada minggu ini terkait dengan melemahnya sektor jasa di Inggris, dimana indikator Services PMI
dilaporkan melemah ke angka 60.0 dari 62.5. Estimasi 62.1.
pada minggu ini terkait dengan melemahnya sektor jasa di Inggris, dimana indikator Services PMI
dilaporkan melemah ke angka 60.0 dari 62.5. Estimasi 62.1.
Adapun pada perdagangan pada minggu
mendatang ( 09-14 Desember), range normal perdagangan
GBP/USD mingguan diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.6282 lalu kemudian
di 1.6215. Sedangkan level resistance pada kisaran 1.6427 kemudian pada 1.6505.
GBP/USD mingguan diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.6282 lalu kemudian
di 1.6215. Sedangkan level resistance pada kisaran 1.6427 kemudian pada 1.6505.
Pergerakan pasangan mata uang ini
diperkirakan akan dipengaruhi oleh beberapa
rilis data ekonomi yang diantaranya adalah : Manufacturing Production m/m dan
CB Leading Index m/m.
rilis data ekonomi yang diantaranya adalah : Manufacturing Production m/m dan
CB Leading Index m/m.
(IY/JA/vbn)


0 komentar:
Posting Komentar